Destinasi Wisata di Pontianak Sebagai Kota Khatulistiwa Indonesia

Destinasi Wisata di Pontianak Sebagai Kota Khatulistiwa Indonesia

Destinasi Wisata di Pontianak Sebagai Kota Khatulistiwa Indonesia – Kota Pontianak adalah ibu kota provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Kota ini dikenal sebagai Kota Khatulistiwa karena dilalui garis khatulistiwa. Di utara Kota Pontianak, tepatnya Siantan, terdapat Tugu Khatulistiwa yang dibangun pada tempat yang dilalui garis khatulistiwa.

Indonesia dijuluki Negeri Khatulistiwa karena salah satu kota di negara kita dilewati oleh garis khatulistiwa. Kota tersebut adalah Pontianak yang berada di provinsi Kalimantan Barat.

Kota Pontianak memiliki agen idn poker indonesia lokasi yang strategis yaitu berdekatan dengan Sarawak dan Brunei Darusalam, serta dapat diakses melalui jalur laut dan udara. Hal ini memudahkan baik wisatawan asing maupun lokal untuk mengunjungi Pontianak.

1. Tugu Khatulistiwa

8 Destinasi Wisata di Pontianak, Kota Khatulistiwa Indonesia

Destinasi utama yang tidak boleh di lewatkan saat berada di Pontianak adalah mengunjungi Tugu Khatulistiwa. Beralamat di jalan Khatulistiwa, Batu Layang, Tugu Khatulistiwa adalah sebuah menara yang di bangun tahun 1928 oleh ahli geografi dari negara Belanda.

Bangunan Tugu Khatulistiwa mengalami renovasi dan restorasi beberapa kali sebelum akhirnya di resmikan tanggal 21 September 1991 oleh Gubernur Kalimantan Barat bernama Parjoko Suryokusumo.

Tugu Khatulistiwa beroperasi setiap hari dari jam 7:30 pagi hingga jam 9 malam. Wisatawan yang datang tidak di kenakan biaya masuk. Namun apabila ingin mendapatkan sertifikat bahwa telah mengunjungi Tugu Khatulistiwa, wisatawan akan di kenakan biaya sekitar Rp10.000,00.

2. Rumah Betang Radakng

8 Destinasi Wisata di Pontianak, Kota Khatulistiwa Indonesia

Pada Rumah Radakng adalah rumah panjang khas Suku Dayak.  Rumah ini memiliki panjang 138 meter dan tinggi 7 meter.

Terletak di dalam perkampungan budaya di jalan Sutan Syahrir Kota Baru, Rumah Radakng di resmikan tahun 2013 sebagai upaya untuk melestarikan kebudayaan dan adat istiadat Kalimantan Barat.  Rumah Radakng buka setiap hari dari jam 7 pagi hingga 6 malam.

3. Taman Alun-Alun di Sungai Kapuas

8 Destinasi Wisata di Pontianak, Kota Khatulistiwa Indonesia

Selain mengunjungi bangunan bersejarah, kota Pontianak juga menawarkan aktivitas outdoor yang murah meriah. Salah satunya yaitu Taman Alun-Alun Kapuas di daerah Sungai Kapuas.

Waktu yang ideal untuk mengunjungi Taman Alun-Alun adalah menjelang matahari terbenam dan malam hari. Pemandangan di sekitar ini selain bagus untuk di jadikan tempat foto juga cocok untuk jalan santai bersama teman dan keluarga.

4. Keraton Kadriah

8 Destinasi Wisata di Pontianak, Kota Khatulistiwa Indonesia

Keraton Kadriah adalah bangunan bersejarah di Pontianak peninggalan kesultanan Melayu. Pada Keraton Kadriah beralamat di jalan Tj. Raya 1, Dalam Bugis, yang di dirikan di persimpangan Sungai Kapuas, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Landak . Dan Keraton ini di bangun oleh Sultan Sayyid Syarif Abdurrahman Alkadri.

Dinding Keraton Kadriah di lapisi dengan warna kuning keemasan yang membuat nuansa keraton menjadi unik dan cantik. Wisatawan yang hendak berkunjung ke sini tidak di pungut tiket masuk, namun di anjurkan datang di pagi hari karena akses ke keraton di tutup jam 5 sore.

5. Masjid Raya Mujahidin

8 Destinasi Wisata di Pontianak, Kota Khatulistiwa Indonesia

Masjid Raya Mujahidin yang terletak di jalan Ahmad Yani merupakan salah satu masjid terbesar di kota Pontianak. Pada Masjid Mujahidin pernah di renovasi tahun 2011 dan kemudian di resmikan oleh Presiden Joko Widodo tanggal 20 Januari 2015.

Arsitektur di dalam Masjid Mujahidin ini sangat elegan dan konon dapat menampung kurang lebih 9000 jemaah.

6. Gereja Katedral Santo Yosef

8 Destinasi Wisata di Pontianak, Kota Khatulistiwa Indonesia

Kota Pontianak juga memiliki bangunan megah berupa gereja yaitu Gereja Katedral Santo Yosef yang berada di jalan Pattimura Indah. Gereja Katedral ini di dirikan tahun 1908 oleh Prefek Apostolik Dutch Borneo Mgr.Pacificus Bos, OFMCap. Renovasi kemudian di lakukan di Gereja Katedral Santo Yosef dari tahun 2011 hingga tahun 2014.

Desain di dalam gereja ini menggunakan perpaduan budaya Dayak dan budaya Eropa. Tidak heran jika gereja ini terlihat cantik dari luar maupun di dalam.

7. Pusat Oleh-Oleh (PSP) Pontianak

8 Destinasi Wisata di Pontianak, Kota Khatulistiwa Indonesia

Liburan tentunya kurang lengkap kalau belum mengunjungi pusat oleh-oleh. Di jalan Patimura terdapat pusat oleh-oleh yang menjual makanan kecil dan cendera mata khas Pontianak.

Makanan kecil yang terkenal di Pontianak antara lain sirup sengkit, cokelat cempon, keripik pisang segedong, dan dodol lidah buaya. Kawasan ini buka setiap hari dari jam 8 pagi hingga jam 6 malam.

8. Aloe Vera Center

8 Destinasi Wisata di Pontianak, Kota Khatulistiwa Indonesia

Aloe Vera Center adalah sebuah agrowisata yang terletak di jalan Budi Utomo, Siantan Hulu, kurang lebih 8.5 km dari pusat kota.  Di tempat ini pengunjung dapat melihat pembudidayaan tanaman aloe vera termasuk proses pengolahan menjadi minuman, makanan berupa dodol, jelly, dan cokelat, sekaligus produk kecantikan.

Aloe Vera Center beroperasi setiap hari dari jam 7 pagi hingga jam 5 sore. Estimasi harga tiket masuk adalah Rp5.000,00 per orang.

Itulah tempat-tempat yang jangan sampai terlewatkan saat berkunjung ke Pontianak. Mulai dari bangunan bersejarah hingga agrowisata semuanya ada di kota Pontianak.

Selain itu, jangan lupa untuk mematuhi protokol kesehatan saat berwisata atau berada di tempat umum. Kenakan masker, rajin mencuci tangan, hindari kerumunan, dan menjaga jarak minimum 2 meter.